Senin, 24 September 2018 - 10:15:57 WIB
PERMUDAH MASYARAKAT MELALUI LAYANAN AKTA KELAHIRAN ONLINE
Diposting oleh : Arief Hariyadi
Kategori: Berita - Dibaca: 507 kali

Kemendagri pada bulan Juli 2018 yang lalu telah meluncurkan layanan pembuatan akta kelahiran secara online (daring). Dengan layanan tersebut masyarakat bisa membuat akta kelahiran tanpa harus mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di mana yang bersangkutan berdomisili.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Peningkatan Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran, yang menyatakan bahwa tata cara pencatatan kelahiran dilakukan dengan dua cara yaitu manual dan online.

Dalam Pasal 8 Permendagri tersebut dinyatakan bahwa pencatatan kelahiran secara online, pemohon harus terdaftar dalam Kartu Kelaurga (KK) yang sama dengan penduduk yang akan dicatatkan kelahirannya dan dilakukan di tempat yang memiliki akses internet.

Pencatatan kelahiran secara online dilakukan dengan cara :

  1. Pemohon melakukan registrasi pada http://www.dukcapil.kemendagri.go.id/layananonline untuk mendapatkan akses sebagai pengguna aplikasi pencatatan kelahiran;
  2. Pemohon yang telah mendapatkan hak akses mengisi formulir pada aplikasi pencatatan kelahiran dan menggunggah persyaratan berupa :

(1) surat keterangan lahir dari dokter/bidan/penolong kelahiran,

(2) akta nikah/kutipan akta perkawinan, dan

(3) paspor bagi WNI bukan penduduk dan orang asing;

  1. Pemohon yang telah mengisi formulir aplikasi pencatatan kelahiran dan melengkapi persyaratan mendapatkan tanda bukti permohonan;
  2. Petugas pada Instansi Pelaksana melakukan verifikasi dan validasi data permohonan dengan basis data/biodata yang tersimpan dalam SIAK;
  3. Setelah dilakukan verifikasi dan validasi data, Pejabat Pencatatan Sipil pada Instansi Pelaksana menandatangani dan menerbitkan register akta kelahiran;
  4. Pejabat Pencatatan Sipil pada Instansi Pelaksana membubuhan tanda tangan secara elektronik pada kutipan akta kelahiran;
  5. Petugas mengirimkan pemberitahuan melalui surat elektronik kepada pemohon; dan
  6. Pemohon dapat mencetak kutipan akta kelahiran yang telah ditandatangani secara elektronik oleh Pejabat Pencatatan Sipil.

Perlu diketahui bahwa kutipan akta kelahiran tersebut hanya dapat dicetak 1 (satu) kali saja, dan dalam hal terjadi kesalahan dalam pencetakan kutipan akta kelahiran dimaksud, pemohon agar melapor kepada Instansi Pelaksana melalui surat elektronik untuk diterbitkan kutipan akta kelahiran sebagaimana yang dimohonkan mendasar pada  database SIAK. 



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

,